June 2, 2009

Dibalik Sukses Situs Facebook

0 comments
Mark Elliot Zukerberg
Siapa yang tak kenal facebook? Sebuah aplikasi jejaring sosial yang seolah menjadi candu bagi pengguna Internet di tanah air. Data dari Google menunjukkan, di bulan Juli 2007 relatif tidak ada data pencarian ke facebook. Namun di awal 2009, situs ini dikunjungi sebanyak 1,4 juta orang per hari, dengan rata-rata waktu berkunjung 32 menit per kunjungan. Sebuah angka yang fantastis untuk satu situs web.

Lalu siapakah pendiri facebook?
Mark Elliot Zuckerberg (lahir 14 Mei 1984) adalah seorang programer komputer dan pengusaha asal Amerika Serikat. Ia menjadi kaya di umurnya yang relatif muda karena berhasil mendirikan dan mengembangkan situs jaringan sosial Facebook dengan bantuan teman Harvardnya Andrew McCollum dan teman sekamarnya Dustin Moskovitz dan Crish Hughes. Saat ini ia menjabat sebagai CEO Facebook.

Usia Mark Zuckerberg baru 24 tahun, tetapi ia bisa menghasilkan 1,5 miliar dollar AS. Keberhasilan pria pendiri Facebook, salah satu situs jejaring sosial ternama di dunia, ini membuatnya nangkring dalam jajaran 400 orang terkaya di Amerika versi Forbes. Tidak hanya itu, dalam jajaran tersebut ia juga dinobatkan sebagai orang kaya yang paling muda. Forbes mencatatnya sebagai milyarder termuda, atas usaha sendiri dan bukan karena warisan, yang pernah tercatat dalam sejarah.

Semula, Zuckerberg mengembangkan Facebook di dalam kamar asramanya semasa kuliah di Harvard. Anggota pertama yang bergabung dalam Facebook adalah teman-temannya sendiri. Dalam jangka waktu dua minggu, sepertiga dari siswa Harvard telah menjadi anggota tetap Facebook.

Walaupun ia sempat mengenyam pendidikan di Harvard, bahkan merintis Facebook di perguruan tinggi ternama itu, ia tercatat belum menyelesaikan studinya sehingga titel sarjana pun belum disandangnya. Pengguna Facebook terus meningkat dan kini mencapai 100 juta member di seluruh dunia dengan keuntungannya ditaksir mencapai 300 juta dollar per tahun. Malah ada sejumlah orang yang tak lagi jadi mahasiswa atau yang masih di sekolah ingin bergabung.

Jejaring yang dihim­punnya meliputi 55.000 jaringan berdasarkan demografi, pekerjaan, sekolah, kolegial, dan sebagainya. Setiap harinya ada foto yang di-upload (dimasukkan ke Facebook) dan pesan yang dikirim. Prestasi yang diraih Zackerberg tak benar-benar mulus. Sejumlah perkara ia dapatkan sehubungan dengan Facebook, termasuk tudingan yang menyebutkan rancangan Facebook sebenarnya tiruan. Di tengah sejumlah kontroversi itu, nama Facebook dan Mark Zackerberg tetap digemari banyak orang. Bahkan, Microsoft tertarik untuk membeli 1,6 persen saham Facebook dengan nilai 240 juta dollar, akhir Oktober lalu. Transaksi ini menunjukkan nilai kapitalisasi Facebook ternyata lebih tinggi, yaitu sekitar 15 miliar dollar. Setelah itu sejumlah tawaran mengepung Facebook.

Facebook ini sebenarnya dibuat sebagai situs jaringan pertemanan terbatas pada kalangan kampus pembuatnya, yakni Mark Zuckerberg. Mahasiswa Harvard University tersebut-kala itu-mencoba membuat satu program yang bisa menghubungkan teman-teman satu kampusnya. Karena itulah, nama situs yang digagas oleh Mark adalah Facebook. Nama ini ia ambil dari buku Facebook, yaitu buku yang biasanya berisi daftar anggota komunitas dalam satu kampus. Pada sejumlah college dan sekolah preparatory di Amerika Serikat, buku ini diberikan kepada mahasiswa atau staf fakultas yang baru agar bisa lebih mengenal orang lain di kampus bersangkutan.

Pada sekitar tahun 2004, Mark yang memang hobi mengotak-atik program pembuatan website berhasil menulis kode orisinal Facebook dari kamar asramanya. Untuk membuat situs ini, ia hanya butuh waktu sekitar dua mingguan. Pria kelahiran Mei 1984 itu lantas mengumumkan situsnya dan menarik rekan-rekannya untuk bergabung. Hanya dalam jangka waktu relatif singkat-sekitar dua minggu-Facebook telah mampu menjaring dua per tiga lebih mahasiswa Harvard sebagai anggota tetap.

Mendapati Facebook mampu menjadi magnet yang kuat untuk menarik banyak orang bergabung, ia memutuskan mengikuti jejak seniornya-Bill Gates-memilih drop out untuk menyeriusi situsnya itu. Bersama tiga rekannya-Andrew McCollum, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes-Mark kemudian membuka keanggotaan Facebook untuk umum.

Mark ternyata tak sekadar nekad. Ia punya banyak alasan untuk lebih memilih menyeriusi Facebook. Mark dan rekannya berhasil membuat Facebook jadi situs jaringan pertemanan yang segera melambung namanya, mengikuti tren Friendster yang juga berkembang kala itu. Namun, agar punya nilai lebih, Mark pun mengolah Facebook dengan berbagai fitur tambahan. Dan, sepertinya kelebihan fitur inilah yang membuat Facebook makin digemari. Bayangkan, Ada 9.373 aplikasi yang terbagi dalam 22 kategori yang bisa dipakai untuk menyemarakkan halaman Facebook, mulai chat, game, pesan instan, sampai urusan politik dan berbagai hal lainnya. Hebatnya lagi, sifat keanggotaan situs ini sangat terbuka. Jadi, data yang dibuat tiap orang lebih jelas dibandingkan situs pertemanan lainnya. Hal ini yang membuat orang makin nyaman dengan Facebook untuk mencari teman, baik yang sudah dikenal ataupun mencari kenalan baru di berbagai belahan dunia.

Sejak kemunculan Facebook tahun 2004 silam, anggota terus berkembang pesat. Prosentase kenaikannya melebihi seniornya, Friendster. Situs itu tercatat sudah dikunjungi 60 juta orang dan bahkan Mark Zuckerberg berani menargetkan pada tahun 2008 ini, angka tersebut akan mencapai 200 juta anggota.

Dengan berbagai keunggulan dan jumlah peminat yang luar biasa, Facebook menjadi ‘barang dagangan’ yang sangat laku. Tak heran, raksasa software Microsoft pun tertarik meminangnya. Dan, konon, untuk memiliki saham hanya 1,6 persen saja, Microsoft harus mengeluarkan dana tak kurang dari US$ 240 juta. Ini berarti nilai kapitalisasi saham Facebook bisa mencapai US$15 miliar! Tak heran, Mark kemudian dinobatkan sebagai miliarder termuda dalam sejarah yang memulai dari keringatnya sendiri.

Niat Mark Zuckerberg untuk sekadar ‘menyatukan’ komunitas kampusnya dalam sebuah jaringan ternyata berdampak besar. Hal ini telah mengantar pria yang baru berusia 23 tahun ini menjadi miliarder termuda dalam sejarah. Sungguh, kejelian melihat peluang dan niatan baiknya ternyata mampu digabungkan menjadi sebuah nilai tambah yang luar biasa. Ini menjadi contoh bagi kita, bahwa niat baik ditambah perjuangan dan ketekunan dalam menggarap peluang akan melahirkan kesempatan yang dapat mengubah hidup makin bermakna.

May 12, 2009

Mencegah Penularan Flu Babi

0 comments
Swine influenza atau flu babi merupakan penyakit pernafasan yang menyerang babi. Flu babi yang terjadi sekarang berbeda dengan jenis flu yang biasanya ada pada manusia atau babi. Diduga jenis flu baru ini terdiri dari campuran genetik babi, burung, dan manusia. Lalu, apakah flu ini ditularkan oleh babi? Diduga swine influenza atau flu babi ini disebabkan oleh virus flu burung yang mengalami mutasi ketika berada dalam tubuh babi. Seperti diketahui, burung tidak bisa menularkan flu ke manusia. Sementara babi sangat rentan mengidap flu burung. Para ahli sebenarnya sudah lama mengkhawatirkan terjadinya mutasi virus flu burung menjadi virus yang lebih berbahaya jika berada dalam tubuh babi dan sangat mudah menular pada mamalia. Virus yang menyebabkan wabah flu ini berasal dari strain virus influenza A tipe H1N1.

Gejala penyakit ini tidak jauh berbeda dengan penyakit flu seperti biasanya seperti demam, batuk, tenggorokan sakit, sakit kepala, pilek, kelelahan secara umum dan nyeri otot. Tidak jarang disertai gejala diare dan muntah. Bahkan pada kasus yang lebih berat, penyakit ini bisa menyebabkan gejala pneumonia (nafas pendek dan sulit) dalam tempo yang singkat.

Kendati penyakit ini belum sampai menyebar ke Indonesia, tidak ada salahnya jika Anda mengetahui beberapa tip agar terhindar dari penyakit tersebut. Karena ukuran virus yang sangat mikro menyebabkan Anda tidak akan pernah tahu apakah udara yang Anda hirup benar-benar bersih dan tidak mengandung virus tersebut. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan penyakit flu babi.

Mencuci tangan

Tangan adalah organ yang sangat banyak bersentuhan dengan benda. Tangan tidak pernah menolak atau pun memilih benda atau permukaan mana yang akan disentuh. Tidak peduli itu kotor atau bersih. Tangan akan bekerja asalkan ada perintah. Oleh karena itu, besar kemungkinan tangan adalah organ yang paling rentan dihinggapi kuman atau bakteri. Walaupun terkesan sangat sederhana, tak ada yang bisa menggantikan peranan cuci tangan. Dengan rutin mencuci tangan kita dapat terhindar dari kuman, bakteri, ataupun patogen lainnya yang menempel pada tangan.

Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut

Masih berhubungan dengan tip yang pertama. Jika ingat tangan Anda baru saja menyentuh sesuatu dan belum mencucinya kemudian salah satu bagian tubuh terasa gatal, seperti pada mata, hidung, atau mulut dan butuh bantuan tangan untuk menghilangkan gangguan gatal tersebut, usahakan tidak menyentuhnya dengan tangan. Karena ketika kita menyentuhnya dengan tangan, virus dengan sangat mudah menyebar ke bagian tersebut. Dan kemudian bisa berkembang dan menginfeksi tubuh.

Tidak berjabat tangan

Jika mengetahui wabah flu tersebut sudah menyebar, saat bertemu dengan seseorang usahakan tidak berjabat tangan atau pun melakukan ritual salam pertemuan seperti mencium. Kalaupun Anda terpaksa harus berjabat tangan, segeralah mencucinya dengan sabun.

Hindari tempat umum jika Anda sakit. Sebaiknya hentikan bepergian atau keluar rumah. Beristirahatlah dengan cukup dan sebisa mungkin jaga jarak dengan mereka yang sehat sehingga Anda tidak menulari. Dengan begitu, penularan penyakit kepada orang lain bisa di minimalisir.

Gunakan penutup

Saat kita bersin atau batuk jutaan virus keluar dari hidung atau mulut tanpa terlihat oleh mata. Gunakanlah penutup agar saat Anda bersin atau batuk virus yang tersemprot keluar tidak menyebar dan menular pada orang di sekitar Anda. Tidak disarankan untuk menutupi hidung atau mulut dengan tangan saat Anda bersin atau batuk. Kemudian buanglah tisu, sapu tangan, ataupun penutup lainnya pada tempat sampah. Kalau keadaan memaksa diri Anda untuk keluar, maka kenakanlah masker yang bisa menutupi mulut dan hidung Anda.

Tidak mengunjungi negara yang terjangkit flu babi

Sehubungan dengan mewabahnya virus ini di beberapa negara di belahan dunia, sebaiknya hindari untuk melakukan perjalanan ke negara-negara yang telah melaporkan kasus akibat varian virus H1N1. Namun apabila Anda sudah terlanjur mengunjungi negara tersebut, segera periksakan diri ke pihak terkait. Kalau Anda kemudian sakit setelah mengunjungi negara yang melaporkan kasus flu babi tersebut, segera laporkan kepada petugas medis terdekat. Yang terpenting, selalu ikuti perkembangan terbaru dari wabah flu ini dan tindakan medis yang disarankan oleh otoritas kesehatan setempat.

Terapkan pola hidup sehat

Dengan menerapkan pola hidup sehat maka Anda bisa bertahan dari serangan virus, bakteri, atau patogen lain. Kebanyakan orang yang menderita sakit akibat infeksi dari bakteri atau virus karena pola hidupnya tidak sehat. Tidak terlalu susah untuk menciptakan pola hidup sehat. Dengan menghindari merokok, tidur cukup, olahraga yang cukup, mengendalikan stres, perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan sehat yang bernutrisi.

Guest Book

 

Copyright © Trangpunyaweb.com, All Rights Reserved